SUASANA haru dan penuh kenangan menyelimuti Country Music Hall of Fame and Museum di Nashville, Tennessee. Ratusan penggemar dari berbagai penjuru hadir berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir kepada ikon musik country dunia, Dolly Parton, yang baru saja mengembuskan napas terakhirnya di usia 80 tahun.
Area pameran museum menjadi titik kumpul emosional bagi para pencinta karya sang maestro. Kehadiran para penggemar yang berduka ini bertepatan dengan rencana penutupan pameran khusus bertajuk “Dolly Parton: Journey of a Seeker”, yang dijadwalkan akan resmi berakhir pada bulan September.
Pameran khusus tersebut awalnya dibuka pada pertengahan Mei lalu untuk merayakan perjalanan panjang karier dan kontribusi besar Parton di dunia hiburan. Galeri ini menampilkan berbagai koleksi pribadi yang berharga, mulai dari pakaian panggung berhiaskan batu permata yang ikonik, piala penghargaan, instrumen musik, hingga lirik lagu yang ditulis langsung oleh tangan Parton.
Chief Executive Officer Country Music Hall of Fame and Museum, Kyle Young, menyampaikan pernyataan penuh belasungkawa mengenai makna mendalam kehadiran sang legenda bagi sejarah musik dunia.
“Warisan Dolly Parton bukanlah sekadar status selebritas, melainkan kemanusiaan. Ia adalah pejuang kesetaraan dan literasi. Ia adalah gambaran martabat, bahkan ketika mengenakan pakaian yang mencolok. Siapa pun yang berusaha menjadi seperti Dolly berada di jalur yang benar, tetapi mereka tidak akan pernah mencapai garis akhir. Ia datang dari kemiskinan hingga menjadi tokoh paling penting dari Tennessee. Ia membagikan keberuntungannya demi kebaikan kita semua dan membagikan jiwanya dalam setiap nada yang ia nyanyikan,” ujar Young.
Kedatangan para pengunjung yang melonjak tajam dalam beberapa hari terakhir menjadikan kunjungan ke pameran ini sebagai momen refleksi atas warisan karya sang ikon. Banyak penggemar terlihat meletakkan karangan bunga, pesan duka, hingga menyanyikan bersama lagu-lagu hits ciptaan Parton seperti “I Will Always Love You” dan “Jolene” di luar area galeri.
Pihak museum mengonfirmasi bahwa pameran “Dolly Parton: Journey of a Seeker” tetap dibuka sesuai jadwal hingga September. Penutupan pameran ini sekaligus menandai akhir dari ruang penghormatan langsung berskala besar yang dipersembahkan museum sebelum artefak-artefak bersejarah tersebut dikembalikan.
Meski pameran fisiknya akan segera berakhir, dedikasi, keceriaan, dan ribuan karya musik yang ditinggalkan Dolly Parton dipastikan akan terus hidup dan abadi di hati para penggemarnya di seluruh dunia. (WCHSTV/Fox17/Z-2)