loading…
Amalan untuk menebus sikap buruk sangka yang sudah terlanjur dilakukan ini penting diketahui kaum Muslim. Karena berburuk sangka atau suuzan ini merupakan sifat tidak terpuji yang harus dihindari sebisa mungkin. Foto ilustrasi/ist
Oleh karena itu, jika kita terlanjur berburuk sangka kepada orang lain, maka kita harus segera membaca istighfar kepada Allah Swt. Selain itu, kita harus segera menebus dosa suuzan tersebut dengan membaca surat-surat Al-Qur’an dan berdoa.
Syaikh Muhammad Abdul Baqi Al-Ayyubi dalam kitab Al-Manahil Al-Salsalah fi Al-Ahadis Al-Musalsalah menjelaskannya sebagai berikut;
ومن ادابه اذا وقعوا في سوء ظن بأحد او غيبة ولم يعلم بها صاحبه فليقرءوا ام القرأن وسورة الاخلاص والمعوذتين ويهدوا ذلك في صحيفة من اساءو الظن به او اغتابوه وكيفية الاهداء ان يقول: اللهم صل وسلم على نبيك وحبيبك سيدنا محمد واثبني على ما قرأته واجعله في صحيفة عبدك فلان. فان الشيخ ابو المواهب راى النبي صلى الله عليه وسلم في المنام وامره بذلك
Di antara ada orang yang melakukan buruk sangka pada orang lain, atau melakukan ghibah, maka hendaknya dia membaca surah Al-Fatihah, surah Al-Ikhlas, Al-Mu’awwidzitain, dan kemudian dihadiahkan untuk ditulis di buku catatan amal orang yang padanya dia telah berburuk sangka atau melakukan ghibah.
Baca juga: Ngerinya Berburuk Sangka (Suuzan), Kaum Muslim Wajib Tahu!
Cara menghadiahkannya adalah sebagai berikut; Ya Allah, berilah rahmat dan keselamatan pada Nabi-Mu dan kekasih-Mu, junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya, dan berilah aku pahala atas apa yang telah aku baca dan tulislah pahala tersebut di buku catatan amal hamba-Mu…(sebut nama).
Hal ini karena Syaikh Abu Al-Mawahib pernah bermimpi bertemu Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam, dan beliau menyuruh padanya untuk melakukan amalan-amalan tersebut.
Berikut beberapa amalan untuk menebus dosa berburuk sangka ini: