PETENIS asal Ukraina, Elina Svitolina, sukses merengkuh gelar juara Italia Terbuka ketiganya setelah memenangi laga sengit tiga set melawan Coco Gauff di babak final. Petenis berusia 31 tahun tersebut bangkit dari ketertinggalan untuk mengunci kemenangan dengan skor akhir 6-4, 6-7 (3-7), dan 6-2.
Perjalanan Svitolina menuju tangga juara di Roma terbilang luar biasa. Sebelum menumbangkan Gauff yang menduduki peringkat empat dunia, ia harus melewati hadangan dua petenis papan atas lainnya lewat duel tiga set, yakni petenis peringkat dua dunia Elena Rybakina dan peringkat tiga dunia Iga Swiatek.
Bagi Svitolina, ini merupakan trofi Italian Open ketiganya setelah sebelumnya sempat menjadi juara pada edisi 2017 dan 2018.
“Sangat sulit dipercaya bahwa sudah delapan tahun berlalu sejak saya memegang trofi ini, dan saya sangat senang dengan dua minggu di sini,” ujar Svitolina yang kini menempati peringkat 10 dunia.
Kemenangan ini juga memperpanjang dominasi Svitolina atas Gauff menjadi tiga kemenangan beruntun, setelah sebelumnya ia mendepak petenis Amerika Serikat tersebut di perempat final Australia TErbukadan semifinal Dubai Tennis Championships.
“Pertarungan sengit lainnya di antara kami,” aku Gauff, yang juga finis sebagai runner-up di Roma tahun lalu sebelum akhirnya bangkit memenangi Prancis Terbuka. “Saya berada di pihak yang kalah, tetapi saya berharap suatu hari nanti saya bisa melewatinya.”
Gauff pun memberikan pujian atas performa impresif Svitolina yang mampu menjegal para pemain unggulan sepanjang turnamen.
“Anda menjalani turnamen yang luar biasa, banyak pertandingan panjang melawan para pemain hebat, jadi selamat untuk Anda dan tim Anda,” tambah Gauff.
Pada set pembuka, Svitolina sempat tertekan setelah servisnya dipatahkan di gim pertama dan kelima hingga tertinggal 4-2. Namun, ia berhasil bangkit untuk membalikkan kedudukan menjadi 5-4. Sebuah pukulan forehand lurus yang gemilang di gim ke-10 memberinya set point, yang akhirnya dikunci menjadi kemenangan set setelah Gauff melakukan kesalahan ganda (double-fault).
Memasuki set kedua, jalannya pertandingan berbalik dengan Gauff yang lebih banyak bertahan. Meski Gauff sempat gagal memaksimalkan servis saat unggul 6-5, ia mampu merebut babak penentuan (tie-break) untuk menyamakan kedudukan.
Pada set penentu, Svitolina tampil lebih tangguh. Ia sukses mematahkan servis Gauff di gim kelima dan ketujuh sebelum akhirnya memastikan kemenangan total dalam durasi pertandingan selama 2 jam 49 menit. (BBC/Z-2)