PELATIH tim nasional Prancis, Didier Deschamps, memberikan pujian setinggi langit kepada penyerangnya, Kylian Mbappe. Apresiasi ini diberikan setelah Mbappe sukses mencetak gol kedelapannya di turnamen ini sekaligus mengantarkan Les Bleus melaju ke babak semifinal pada Kamis waktu setempat.
Dalam laga sengit melawan Maroko tersebut, Mbappe berhasil memecah kebuntuan dan mencetak gol pada menit ke-60. Padahal sebelumnya, ia sempat gagal mengeksekusi penalti setelah tendangannya berhasil diselamatkan oleh kiper lawan. Kemenangan Prancis kemudian disempurnakan oleh gol dari Ousmane Dembele, yang memastikan posisi Prancis di babak empat besar Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
“Ketika itu Kylian, tidak ada masalah, dia tidak pernah meragukan dirinya sendiri, meskipun dia memiliki kesempatan lain sebelum mencetak gol,” ujar Deschamps selepas pertandingan.
Deschamps mengaku sangat bersyukur atas konsistensi anak-asuhnya yang mampu mempertahankan performa di level tertinggi sepak bola dunia dalam tiga edisi beruntun.
“Saya pikir ini adalah tiga semifinal berturut-turut, jadi itu sudah menjadi hal yang bagus,” tambahnya.
“Kelihatannya logis dan wajar, tetapi Anda tetap harus mencapainya. Jelas, saya memiliki pemain-pemain hebat, jika tidak, kami tidak akan sampai di sana, tetapi ini bagus. Pertandingan tadi rumit karena hari ini, setelah gagal mengeksekusi penalti, dan dengan peluang-peluang (yang kami miliki), kami tidak berhasil mengonversinya menjadi gol.”
Di babak semifinal nanti, Prancis akan menghadapi pemenang antara laga Spanyol atau Belgia demi memperebutkan satu tiket menuju partai puncak Piala Dunia. Deschamps pun menegaskan fokus utamanya saat ini adalah memulihkan kondisi fisik para pemainnya sebelum menganalisis kekuatan calon lawan mereka.
“Ini luar biasa; kami berada di tempat yang kami inginkan, jadi kami akan pulih dengan baik dan kemudian kita lihat siapa lawan kami besok,” kata Deschamps.
Dalam pertandingan tersebut, Mbappe tidak bermain penuh hingga peluit panjang berbunyi. Deschamps menjelaskan bahwa keputusan untuk menarik keluar bintang Paris Saint-Germain tersebut terpaksa diambil karena sang pemain mengalami sedikit benturan pada pergelangan kakinya. Selepas digantikan, Mbappe terlihat langsung mengompres bagian pergelangan kakinya dengan es di bangku cadangan. (AFP/Z-2)